Berita Pers

Kasus Novel: Komnas HAM Diminta Bentuk Badan Penyelidik Khusu

Admin 2 | Rabu, 26 Desember 2018 - 11:53:55 WIB | dibaca: 336 pembaca

Haris Azhar mendesak Komnas HAM agar membentuk badan penyelidik khusus untuk mengusut kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Anggota Tim Advokasi Novel Baswedan tersebut menilai sejumlah temuan di laporan pemeriksaan Komnas HAM pada kasus ini bisa dikembangkan ke level yang lebih tinggi.

"Komnas HAM bisa membuka diri melibatkan sejumlah orang untuk membangun tim pendalaman," ujar Haris saat di Jakarta pada Senin (24/12/2018).

Menurut dia, Tim Advokasi juga akan membantu Komnas HAM untuk memperbanyak data dan memperdalam laporan lembaga tersebut.

Komnas HAM sudah menyerahkan laporan hasil pemantauan, yang dilakukan lembaga itu terhadap kasus penyerangan Novel Baswedan, kepada KPK pada 21 Desember 2018 lalu.

Salah satu kesimpulan laporan itu ialah penyerangan terhadap Novel patut diduga melibatkan pihak-pihak yang sedang disidik oleh Novel. Oleh karena itu, Komnas HAM merekomendasikan agar KPK mengambil langkah hukum terkait dengan dugaan ini.

Meskipun demikian, Haris mengkritik kesimpulan Komnas HAM yang merekomendasikan agar kepolisian terlibat dalam pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta kasus Novel.

"Kesimpulannya aneh. Karena laporan Komas HAN itu seharusnya dilihat tidak hanya soal peristiwa penyerangannya, tetapi juga penanganan polisi," kata Haris.

 

derik.com

 

(Awal Sk)










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)