Berita Pers

Kapoldasu Tak Tahu. Pengurus Biro Jasa Medan Utara (Medut) dan Medan Selatan (Medsel)

Admin 2 | Rabu, 10 Oktober 2018 - 02:43:25 WIB | dibaca: 870 pembaca

Medan Online Lsm KPK RI _
 
Belakangan mengeluh bahkanmenderita dengan adanya kebijakan 'Konyol' yang mengarah tindak pidana sehingga bisa terjerat " OTT (Operasi Tangkap Tangan)" oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.
Untuk itu, wajib pajak (WP) Angkutan Umum/ Angkutan Kota (Angkot) dengan kebijakan tambah biaya urusan Pajak,    Ganti STNK hilang, Bea Balik Nama (BBN), Perpanjang STNK maupun biaya lainnya. Alasannya, biaya tambahan itu tak pantas.
Makanya. WP Angkot melalui biro jasa tidak bersedia mengeluarkan biaya diluar urusan pajak resmi. Dengan demikian, biro jasa dan pemilik angkot "baikot" tidak mau membayar pajak.
Walaupun pajak pemasok PAD (Pendapatan Asli Daerah) Selain disebutkan, orang
bijak taat bayar pajak, Itu hanya pemanis bibir para pejabat pemprovsu saja, tutur Hermansyah pemilik. angkot CV Rahayu Medan Ceria.
Hal yang sama dibenarkan pengurus biro jasa Samsat Medut H.Gnuyub Rutnug (bukan nama sebenarnya), yang mengaku urusannya 40 unit untuk pembayaran
pajak angkot CV.Rahayu Medan
Ceria terpaksa harus dikembalikan
kepada pemilik. Alasannya, biaya urusan terlalu berat sehingga mereka tidak mau menambah ongkos
pengurusan pajak STNK. Apalagi penumpang angkot
belakangan ini sangat sepi, untuk membeli minyak premium saja terpaksa nyicil sedikit-sedikit tak bisa isi penuh tangkinya, keluh Hermansyah pada awak media, Jumat 5 Oktober 2018, di kantor Samsat Medut, Jalan Putri Hijau Medan.
Dikatakan, pihaknya dengan pemilik angkot lain akan menemui Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol
H.Agus Soesanto, SIK, untuk menanyakan adanya kebijakan diambil petugas Samsat, hal itu menyusahkan rakyat kecil. Kalau pertemuan itu tidak dipedulikan, kami akan menghadap Kapolda Sumut Irjen Pol Drs.H Agus Andrianto,SH
sehubungan kebijakan itu yang mensengsarakan masyarakat, tegasnya.
Dimanfaatkan Calo Dengan situasi dan kondisi seperti
ini, tidak luput dimanfaatkan "Oknum Calo Kakap" yakni, Ahun biro jasa 05 dan Ajo Riko biro jasa 03 CV Anisa. Keberadaan mereka sangat dikagumi bisa keluar masuk ruangan Pamin Computer Induk entah apa urusannya. Mungkin urusan dinas atau pribadi sama sekali kita tak tahu. Komentar
para biro jasa yang menderita kebijakan menyebutkan, mereka lihay urusan dor...dor...dor sehingga yang kena bisa biru atau merah dibikinnya.
Disisi lain cina mata sipit dan ajo jangek prilaku keduanya sangat merusak mekanisme Samsat. Sementara ada peraturan, dan ketentuan yang sudah ditetapkan kok berani, nekad melanggar hukum.
Demikian komentar
beberapa wajib pajak dan biro jasa samsat. 
Komitmen Kapolda
 
Komitmen Kapoldasu 
   Komitmen Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs H.Agus Andrianto, SH pihaknya sedang membenahi kinerja
Kepolisian, walau sudah mengalami kemajuan dan perubahan, namun masih belum sempurna, ujarnya.
   Untuk itu, Kapolda dengan tegas pada awak media dan seluruh lapisan masyarakat agar melaporkan kepada dirinya, bila ada anggota melakukan tindakan tidak terpuji. Sudah pasti akan saya tindak, apalagi menyusahkan masyarakat yang mau bayar pajak kenderaan, pintanya. "Karena saatnya polisi itu menjadi polisi masyarakat. Oleh sebab itu kita harus siap menerima keritikan dari masyarakat maupun awak media", katanya.
(Awk sikumbang) 










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)