Berita Pers

KPK Siap Pindah ke Ibu Kota Negara Baru, Firli Bahuri Beberkan Alasannya

Admin 2 | Kamis, 03 Februari 2022 - 12:29:43 WIB | dibaca: 251 pembaca

Gedung KPK merah putih di Jakarta. (Antara)

SuaraRiau.id - Firli Bahuri mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyanggupi untuk pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) baru yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Ketua KPK tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya tak keberatan lantaran KPK merupakan aparatur sipil negara (ASN).

"Kami tidak pernah berkeberatan pindah, hal yang mendasari yaitu peran kami sebagai aparatur sipil negara (ASN)," kata Firli dikutip dari Antara, Rabu (2/2/2022).

 Dia menyampaikan hal tersebut saat pernyataan pers bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa yang datang ke KPK untuk melakukan koordinasi dalam perencanaan dan pembangunan IKN.

"ASN sebagai pelaksana kebijakan, ASN sebagai pemberi pelayanan publik, ASN perekat kesatuan dan persatuan bangsa dan negara. Di mana pun KPK berada, tiga hal tersebut harus dimainkan dan UU 19/2019 menyebut KPK berkedudukan di ibu kota negara ini yang harus dilaksanakan," kata Firli.

Disampaikan Firli, dalam pengawasan perencanaan dan pembangunan IKN, KPK ingin melakukan sejumlah hal.

Hal pertama yang dilakukan adalah sinergi dengan sejumlah kementerian dan lembaga yang terkait IKN, seperti Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian BUMN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perhubungan.

Kedua, koordinasi penyiapan lahan maupun pembangunan infrastruktur terkait dengan tata kelola pemerintahan.

Ketiga, pendampingan persiapan dan perencanaan khususnya untuk program pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, khususnya melalui Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan Korupsi.

"Kami juga membuka aplikasi Jaga IKN agar masyarakat turut serta dalam pencegahan korupsi di IKN," kata Firli.

Sementara itu, Suharso Monoarfa mengatakan bahwa pembangunan IKN demi mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

"Pemerintah ingin membuka peluang produktivitas tinggi di area-area baru sehingga pembangunan IKN tidak hanya untuk IKN, tetapi termasuk juga pembangunan daerah Kalimantan dan kawasan timur Indonesia dan posisi ibu kota pada saatnya menjadi triangle dengan Balikpapan dan Samarinda," ungkap Suharso.

IKN, menurut Suharso, direncanakan menjawab kebutuhan masa depan terkait net zero emission.

"Pada tahun 2060 Indonesia mencanangkan net zero emission dan tidak hanya sekadar pindah ibu kota, tetapi cara kerja baru dikenalkan di sana," terang Suharso.

Menurut Suharso, luas wilayah yang akan dibangun sebagai IKN adalah seluas 256.000 hektare. (Antara)

Sumber https://riau.suara.com/ 










Komentar Via Website : 5
sewa
04 Februari 2022 - 15:41:23 WIB
iyalah harus ikut pinda kantor pusat kpknya https://bit.ly/3J3O0HC
paket
04 Februari 2022 - 17:43:13 WIB
mantab baru tahu saya, terus update yaa
sewa total station
07 Februari 2022 - 12:25:05 WIB
semangat berantas semua
bit.ly/32Z4pxS
baro
07 Februari 2022 - 12:25:54 WIB
sewa total station

https://bit.ly/32Z4pxS
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)