korupsi

KPK Tahan Pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Dadan Ramdani

Admin 2 | Sabtu, 14 Agustus 2021 - 10:02:21 WIB | dibaca: 405 pembaca

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Dadan Ramdani (DR), tersangka tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017. Selain Dadan, ada lima orang tersangka lain yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam perkara ini KPK telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan pada bulan Februari 2021 dimana salah satunya tersangka DR, Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP Kemenkeu)," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, dalam konferensi pers pada Jumat (13/8/2021).

Lima orang tersangka lain adalah Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019, Angin Prayitno Aji (APA) dan kuasa wajib pajak Veronika Lindawati. Serta tiga orang konsultan pajak yaitu Ryan Ahmad Ronas (RAR), Aulia Imran Maghribi (AIM) dan Agus Susetyo (AS).

Untuk kepentingan penyidikan, dilakukan upaya paksa penahanan oleh tim penyidik untuk 20 hari, terhitung sejak hari ini, Jumat 13 Agustus 2021 sampai 1 September 2021 di Rutan KPK Kavling C1.

"Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri sebagai pemenuhan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Rutan KPK," jelas Ghufron.

Kronologi

Ghufron mengungkapkan bahwa pada 2017 sampai 2019, DR selaku Kasubdit Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan DJP mengusulkan pemeriksaan pajak terhadap 3 wajib pajak yaitu PT GMP (Gunung Madu Plantations) untuk tahun pajak 2016, PT BPI Tbk (Bank PAN Indonesia) untuk tahun pajak 2016, dan PT JB (Jhonlin Baratama) untuk tahun pajak 2016 dan 2017, kepada APA selaku Direktur Pemeriksaan dan Penagihan. Usulan tersebut disetujui oleh APA untuk dilakukan pemeriksaan pajak.

Selama dilakukannya proses pemeriksaan pajak terhadap 3 wajib pajak tersebut, atas perintah dan persetujuan APA serta kesepakatan bersama DR.

"Maka khusus untuk penghitungan pajak atas ke 3 wajib pajak dimaksud, tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku diantaranya memenuhi dan menyesuaikan nilai dari jumlah kewajiban pajak sebagaimana keinginan dan usulan dari wajib pajak atau pihak yang mewakili wajib pajak," ungkapnya.

Atas persetujuan penetapan nilai jumlah kewajiban pajak untuk PT GMP, PT BPI Tbk dan PT JB, DR dan APA diduga menerima sejumlah uang dengan sekitar Rp 7,5 Miliardan SGD 2 juta.

Sumber https://www.liputan6.com/ 

 










Komentar Via Website : 41
SulsefeMA
27 Agustus 2021 - 16:58:05 WIB
levitra walmart $9
Cascurnuv
29 Agustus 2021 - 09:38:51 WIB
Phonigelp
30 Agustus 2021 - 08:49:42 WIB
Cialis Rue Monge
Occurioumdr
05 September 2021 - 20:07:35 WIB
<a href=https://buystromectolon.com/>Stromectol</a>
asydaywawBC
08 September 2021 - 14:11:43 WIB
http://buytadalafshop.com/ - cialis buy online usa
UnormanUbDt
08 September 2021 - 18:15:00 WIB
<a href=https://buytadalafshop.com/>buy generic cialis online cheap</a>
AssortusaLn
13 September 2021 - 07:13:46 WIB
Shipped Ups Amoxicilina Amoxin Shop
enlanuaniOs
15 September 2021 - 21:45:48 WIB
<a href=http://buyzithromaxinf.com/>Zithromax</a>
cocraspYM
15 September 2021 - 23:30:50 WIB
Viagra Para El Hombre
AwalKembali 123... 5 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)