berita sumut

"Calon Kades Exploitasi Anak" "Komnas Anak Kutuk Keras"

PILKADES DS SELASA 19 APRIL

Admin 2 | Minggu, 17 April 2016 - 23:02:35 WIB | dibaca: 1184 pembaca

DELI SERDANG, (  )

Pemilihan 304  kepala desa secara serentak di  22 kecamatan di kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 1061 calon kepala desa  akan dilaksanakan pemungutan suara  pada hari Selasa 19 April 2016. Namun  pada pelaksanaan kampanye keterlibatan anak anak tetap masih terjadi, hal tersebut mengundang reaksi keras dari  Ketua komisi nasional  perlindungan anak Deli Serdang,  Junaidi Malik. "Saya mengutuk keras keterlibatan  anak dalam kampanye, tegasnya.

Pemerintah harus berikan sanksi tegas kepada calon kepala desa yang melibatkan  anak anak ikut dalam berorasi, maupun saat keberadaan anak anak ikut serta saat  menyampaikan visi misi calon kades. Belum sepatutnya anak anak diajarkan berpolitik, apalagi sampai lakukan orasi pawai dengan menaiki kenderaan gandeng maupun sejenisnya. Dan sejak dahulu keterlibatan anak anak sudah dilarang keras, tapi masih saja terjadi. Disinilah perlunya ketegasan  Pemerintah terkait.

Informasi diperoleh, pada pelaksanaan kampanye calon kades di desa Jaharun B Kecamatan Galang, salah seorang calon menyertakan anak anak turut dalam pawai, serta sang anak ikut berorasi dengan menyebutkan nomor calon yang diusung " pilih nomor dua nomor dua ". Tidak hanya itu beberapa pelaksanaan sistem pemilihan P2K dilaksanakan tidak sesuai aturan.

Bahkan pada pelaksanaan PILKADES, P2K (panitia pemilihan kepala desa) seharusnya hanya 7 namun terbentuk 11 orang, sehingga sudah tidak sesuai dengan perbub 1966 tahun 2015 pasal 4. Untuk Jaharun B dengan jumlah pemilih 4035, seharusnya P2K hanya 7 orang.  Dalam peraturan bupati, disebutkan hingga 4000 jumlah pemilih sesuai daftar pemilih tetap dibutuhkan  5 orang menjadi anggota P2K, 4001 sampai 8000 =7 orang, 8001-12000 = 9 orang, diatas 12.000 =11 orang.

Namun ketika Badan Pemberdayaan Desa (BPD) desa Jaharun B " Tukijan" dikonfirmasi membantah bahwa peraturan bupati dimaksud bukan seperti itu, namun sesuai arahan dari camat Galang, Citra Efendi Capah " dikatakan camat ketika itu harus 11 orang, sebab ditambah empat orang lagi untuk posisi ketua, dan wakil  Sekretaris dan Bendahara   Sehingga menjadi sebelas . Jadi bukan kami yang menentukan sehingga sebelas, karena semula kami usulkan ada 7calon, jelasnya.

Atas terjadinya pelanggaran PILKADES, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dedi Maswadi menjawab dialog, keterlibatan anak anak dalam kampanye DILARANG ada peraturan bupati (perbub) nomor 1966 tahun 2015, "dilarang mengikut sertakan kepala desa / perangkat desa, BPD. TNI,Polisi,PNS dan Anak anak" atas pelanggaran yang sudah dilakukan calon kades pada pelaksanaan kampanye seharusnya dilaporkan pada hari itu juga.

Lanjut Dedy untuk pelanggaran administrasi , hingga  17 hari sejak  dilaksanakan pemilihan harus dibuatkan laporan pengaduan ke panwaslu, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Namun dalam pelanggaran dimaksud tidak lah menjadikan gugurnya hak seorang calon kepala desa untuk maju, kecuali tengah ditenggarai menyangkut hukum pidana, sebutnya.

Untuk pelanggaran sudah diatur sesuai perbub nomor  1966 tahun 2015, ketika terjadi kampanye libatkan anak anak segera laporkan P2K, atau langsung melaporkan  kepada Panitia pengawas yang diatur dalam perda no. 2 tahun 2015 " polisi, kejaksaan. Militer, inspektorat, BPM, bagian hukum. Badan Kesbang, Satpol PP.

Budiman, ketua panitia pemilihan kepala desa (P2K) katakan    bahwa sejak awal sudah menyerahkan selebaran kepada dua kandidat calon kepala desa (muh. Efendi dan Jarno), dan dalam surat edaran tersebut jelas sudah disebutkan ada pelarangan melibatkan anak anak. Jika hal itu dilanggar, silahkan saja buatkan laporannya ke panwaslu, jelasnya.

Sementara warga setempat katakan bahwa saat kejadian, Tukijan dan Polisi berada  juga berada disitu, namun Tidak ada larangan dan upaya penghentian saat keterlibatan anak anak disertakan dalam kampanye PILKADES. Apakah ini pertanda bobroknya sistem demokrasi dan lemahnya pemerintah dan penegakan hukum dalam menyelesaikan  persoalan pelanggaran pelanggaran pemilu, kita berharap ke depan ada perubahan, sebut warga Deli Serdang yang namanya tak ingin disebutkan.

Teks : Kampanye pemilihan kepala desa Jaharun B melibatkan anak anak " Komnas Anak Kecam perbuatan ini"

Untuk konfirmasi
Hp. Budiman 08136106805
Tukijan 081361544530
Junaidi malik 081289685777










Komentar Via Website : 43
Occurioumdr
27 Agustus 2021 - 20:30:56 WIB
<a href=https://buystromectolon.com/>stromectol no prescription</a>
illisciliRs
29 Agustus 2021 - 02:35:27 WIB
Dose Levitra
Phonigelp
29 Agustus 2021 - 04:51:43 WIB
cialis 5 mg lilly
AlbundhuhaE
29 Agustus 2021 - 07:39:11 WIB
Cascurnuv
30 Agustus 2021 - 05:16:59 WIB
UnormanUbDt
31 Agustus 2021 - 20:41:54 WIB
<a href=https://buytadalafshop.com/>buy cialis online in usa</a>
asydaywawBC
01 September 2021 - 09:54:20 WIB
Diusalattix
05 September 2021 - 14:31:09 WIB
<a href=https://buypropeciaon.com/>propecia generic</a>
SulsefeMA
05 September 2021 - 19:35:47 WIB
Healthymale
Pymnpaynctj
11 September 2021 - 20:28:15 WIB
https://buystromectolon.com/ - buy stromectol online usa
AwalKembali 123... 5 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)